PKB Pelalawan – “Tanpa kolaborasi, maka Indonesia tidak akan mengalami kemajuan.” Begitu yang diucapkan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir.

M Nasir

Riset Nasional harus berdampak positif bagi perekonomian negara, lanjutnya. Penjelasan Menteri Nasir ini terkait dengan rencana jangka panjang Riset Nasional.

Untuk rencana itu, hilirisasi dan komersialisasi riset ke tanah industri harus dilakukan. Menurut Menteri Nasir, Indonesia harus berkolaborasi dengan negara-negara lain, khususnya negara maju seperti Inggris, demi mewujudkan rencana memajukan ekonomi negara.

“Ternyata paten di Indonesia, tertinggi di Asia Tenggara, yaitu 2.842 di tahun 2018. Ini ngga bermanfaat juga kalau hanya paten, harus kita hilirisasi dan komersialisasi menjadi industri untuk berdampak positif ke ekonomi.

Nah oleh karena itu, saya mohon ijin kepada bapak duta besar (Inggris), riset ini tidak hanya berhenti di sini saja. Kalau bisa kita lanjutkan sampai tiga tahun hingga empat tahun ke depan,” kata Menteri Nasir.

Berdasarkan kabar sebelumnya, Inggris dan Indonesia telah melakukan kerja sama di beberapa bidang, antara lain di bidang penanganan penyakit menular. Selain itu, bidang start-up juga merupakan agenda kolaborasi lainnya.

LEAVE A REPLY